Skip to main content

Posts

[POETS #15] [PUISI #15]

Please have respect for the poet just by not copying them and keep it original. We have copyrighted and permission from the poet to publish this. Want to have your poetry publish here ? contact us ! [Di hari Kamis yang penat] [Angin berhembus debu] [Awan bergerak bebas] [Matahari menyorot mata] [Bergeraklah wahai manusia] [Di hari Kamis yang kita sesali] [Rumpun padi menemaniku di sisi hari] [Angin menepuk pundakku, pun acuh ku tak gurau] [Janur menoleh, aku membuang] [Kita terdiam] [Di hari Kamis yang kita nanti] [Kamis telah usai] [Kamis] [Boston Kenel] [2017, 9 Agustus] [On a tired Thursday] [The wind blows dust] [The clouds move freely] [The sun irradiate my eyes] [O you! Move already!] [On a missed Thursday] [Clumps of rice sit by my side] [The wind pat my shoulder, apathetic keep me away] [We are silent] [On a Thursday we wait for] [Thursday is over] poems by Boston Kenel copyrighted as owner ...

[POETS #14 ][PUISI #14 ]

Please have respect for the poet just by not copying them and keep it original. We have copyrighted and permission from the poet to publish this. Want to have your poetry publish here ? contact us ! [Angin bertiup kencang dari Barat] [Lampu jalan berkedap-kedip] [Memberi kehidupan bagi kota] [Malam yang sepi,] [Hanya terdengar suara tikus] [Yang berusaha memanggil temannya.] [Hanya terdengar debu] [Yang berhembus begitu kencang] [Berusaha agar terlihat] [Malam yang sepi,] [Disanalah berdiri seorang gadis] [Menatap kosong langit yang gelap] [Bernapas begitu pelan] [Berkedip begitu pelan] [Begumam begitu pelan] [Malam yang sepi,] [Gadis itu ialah aku] [Yang sepi seperti malam.] [Gadis Malam] [Alifia Bintang] [2017, 5 Agustus] poems by Alifia Bintang copyrighted as request besure to contact her for more

[POETS #13] [PUISI #13]

Please have respect for the poet just by not copying them and keep it original. We have copyrighted and permission from the poet to publish this. Want to have your poetry publish here ? contact us ! [Kata orang] [Hidup ini singkat] [Kembangkan bakatmu] [Raih cita-citamu] [Kata orang] [Hidup ini hanya sekali] [Hidupi dengan puas] [Jangan sampai menyesal] [Dan...] [Saat semua itu berakhir] [Lalu apa?] [Semua akan berakhir dalam kesia-siaan] [Kita lahir tangan kosong] [Mati juga kosong] [Semua yang telah kita raih] [Akan lenyap] [Tapi...] [Ada satu hal yang akan tetap tinggal] [Satu hal yang membuat hidup semua orang lebih baik] [Satu hal yang tak berkesudahan] [Yaitu cinta] [Cinta...] [Cinta tetap akan ada] [Cinta tetap akan tinggal] [Cinta akan tetap hidup] [Saat dunia semakin rusak] [Malam semakin panjang] [Tapi cinta] [Akan tetap jadi alasan untuk terus hidup] [Di dunia yang sementara ini] [Clarissa N...

[POETS #12 ] [PUISI #12 ]

Please have respect for the poet just by not copying them and keep it original. We have copyrighted and permission from the poet to publish this. Want to have your poetry publish here ? contact us ! [Di hari itu, aku melihat] [Dirimu berjalan menjauh dariku] [Dihari itu, aku terbandun dari mimpi indah] [Kembali ke kenyataan yang pahit] [Yang telah pergi dan takkan kembali] [Kan kubiarkan satu sisi kabulku menghuni tentangmu] [Hari ini, esok, sampai selamanya] [Seperti janji yang kita dulu buat bersama] [Berjalan menjauh] [Pokki Sianturi] [2017, 26 Juli] poems by Pokki Sianturi copyrighted as request besure to contact him for more

[POETS #11] [PUISI #11]

Please have respect for the poet just by not copying them and keep it original. We have copyrighted and permission from the poet to publish this. Want to have your poetry publish here ? contact us ! [Matahari telah terbit dari timur] [Begitu megah terlihat sepanjang umur] [Kebesaran dan hangatnya yang menjemur] [Masihkah kita tidak bersyukur] [Bunga-bunga bermekaran] [Membuka mahkota nan rupawan] [Hidup mengabdi sebagai dermawan] [Tidakkah pikiranmu heran?] [Senja hari telah menunggu] [Anjing laut telah merantau] [Burung telah berhenti melagu] [Tapi, masihkah hatimu risau] [Luangkanlah waktu kerjamu] [Hanya sementara waktu hidupmu] [Tenangkanlah hati dan pikiranmu] [Sembahlah Tuhan Sang penciptamu] [Syukur] [Mario Sirait] [2017, 26 Juli] poems by Mario Sirait copyrighted as request besure to contact him for more